Lepas 259 Orang Lulusan
Fakultas Hukum Universitas Warmadewa Gelar Yudisium LXX

Fakultas Hukum Universitas Warmadewa (FH Unwar) menggelar upacara Yudisium ke-70 di Ruang Auditorium Widya Sabha Uttama Kampus Unwar, Jumat (13/5/22). Yudisium kali ini, Dekan FH Unwar, Prof. Dr. I Nyoman Putu Budiartha, SH.,MH., melepas sebanyak 259 orang lulusan. Yudisium dilakukan secara langsung (offline) namun tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) Covid-19 secara ketat.

Berdasarkan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK), Yudisiawan 100% lulus dengan IPK di atas 3,0. Menurutnya hal tersebut berarti sasaran mutu kelulusan FH Unwar berada di atas rata-rata yang telah ditetapkan Universitas, yaitu 75% diatas 3.0. Selain itu sebanyak 40 orang lulus sangat memuaskan dan 219 orang lulus dengan pujian. Pada Yudisium ke-70 ini, lulusan terbaik diraih oleh I Komang Aditya Diputra dengan IPK: 3,99. Lebih lanjut pihaknya memaparkan dengan dilepasnya 259 orang yudisiawan, maka saat ini FH Unwar telah meluluskan sebanyak 6.279 orang sarjana.

Dekan FH Unwar, Prof. Budiartha berharap para lulusan mampu secara kreatif dan inovatif menciptakan lapangan pekerjaan (job creator). Apalagi para lulusan tidak hanya dibekali dengan pengetahuan secara akademik tetapi juga skill kemahiran hukum yang mempuni dibidangnya sehingga para lulusan lebih profesional dan mampu berdaya saing di era global. Pihaknya juga berharap agar para lulusan bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi sehingga, kemampuan ilmu hukum secara teoritik maupun keterampilan penerapan ilmu hukum semakin baik. “Bagi yang ingin melanjutkan studi ke jenjang S-2, atau pendidikan profesi advokat, kami silahkan masih tetap bergabung dengan mendaftar di Magister Ilmu Hukum atau Magister Kenotariatan” ujar Prof. Budiartha.

Dikatakan, sejak awal berdiri hingga memperoleh akreditasi A dari BAN-PT pada 11 September 2019, FH Unwar terus berkomitmen agar alumni memiliki kompetensi lebih dibandingkan sarjana-sarjana lain. Maka dari itu para lulusan sudah dibekali dengan keterampilan kemahiran hukum yang profesional sebagai Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI), yaitu Pendidikan Profesi Advokat, Pelatihan Mediator, Pelatihan Legal Drafting atau Contract Drafting.

Prof. Budiartha, lebih detail mengatakan bahwa saat ini FH Unwar didukung tenaga dosen, tenaga kependidikan dan sarana prasarana pembelajaran, serta atmosfer akademik yang kondusif. Tenaga dosen tetap berjumlah 61 orang (5 orang Guru Besar, 30 orang Doktor, kandidat Doktor 11 orang, dan 15 orang dosen Magister), dan terdapat juga dosen Luar Biasa dari unsur Guru Besar Universitas Udayana (Unud), Birokrat Pemda Provinsi Bali, serta praktisi penegak hukum, seperti Hakim, Jaksa, Advokat, dan Notaris. Sedangkan, Tenaga Kependidikan berjumlah 12 orang.

Dalam bentuk kerjasama, FH Unwar telah melakukan kerjasama baik secara nasional maupun internasional. Kerjasama di tingkat Regional dan Nasional telah dijalin bersama Pemprov Bali dan kabupaten/kota se-Bali, Mahkamah Agung, Peradi/AAI, PKPA, dan Kemenkumham. Sedangkan kerjasama Internasional terjalin dalam bentuk MoU dengan Charles Darwin University Australia, Tripura University India, Maharishi University Amerika Serikat, Neigata University Japan, University Teknologi Mara Malaysia, Universitas Dili Timor Leste, kerjasama dengan 4 Universitas di Rusia, Hooge School dan Leiden University Belanda, Hun-Kuk University, Younsang University dan Daegu University Korea. Dan belakangan ini juga menjalin kerjasama dengan Vietnam National Univeristy, dan Royal University of Law and Economic Kamboja. Sedangkan proses MoU dengan Degu University Korea dan MoU University Dapaz Timor Leste.

Please follow and like us: