Yudisium Sarjana ke 69 (LXIX )

Fakultas Hukum Universitas Warmadewa Gelar Yudisium LXIX
Dibekali Surat Pendamping Ijazah, Lulus Diminta Ciptakan Lapangan Kerja

Mengawali tahun 2022, Fakultas Hukum Universitas Warmadewa (FH Unwar) melepas sebanyak 35 orang lulusan. Para lulusan dilepas langsung oleh Dekan FH Unwar, Prof. Dr. I Nyoman Putu Budiartha, SH.,MH., dalam upacara Yudisium Sarjana LXIX (69) program studi (Prodi) Ilmu Hukum periode Januari di Jayasingha Mandapa Unwar, Rabu (19/1). Yudisium dilakukan secara langsung (offline), namun menerapkan protokol kesehatan (prokes) Covid-19 secara ketat.

Dari 35 orang Sarjana yang dilepas, 100% lulus dengan IPK di atas 3,0. Ini berarti sasaran mutu kelulusan di atas rata-rata yang ditetapkan Universitas yaitu 75% memperoleh IPK di atas 3,0 dimana sebanyak 35 orang lulus dengan predikat sangat memuaskan. Lulusan terbaik diraih oleh Bagus Andika Artha Surya dengan IPK: 3,82. Dengan dilepaskanya 35 orang yudisiawan, maka saat ini FH Unwar telah melulusankan sebanyak 6.029 orang sarjana. Sampai saat ini student bodies FH Unwar berjumlah 2.086 mahasiswa.

Dekan FH Unwar, Prof. Budiartha berharap di tengah pandemi Covid-19 ini para lulusan mampu secara kreatif dan inovatif menciptakan lapangan pekerjaan (job creator). Apalagi, para lulusan tidak hanya dibekali dengan pengetahuan secara akademik, tetapi juga skill kemahiran hukum yang mempuni dibidangnya. Sehingga para lulusan lebih profesional dan mampu berdaya saing di era globalisasi.

Dikatakan, sejak awal berdiri hingga memperoleh akreditasi A dari BAN-PT pada 11 September 2019, FH Unwar terus berkomitmen agar alumni memiliki kompetensi lebih dibandingkan sarjana-sarjana lain. Oleh karena itu, para lulusan telah dibekali dengan keterampilan kemahiran hukum yang profesional sebagai Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI), yaitu Pendidikan Profesi Advokat, Pelatihan Mediator, Pelatihan Legal Drafting atau Contract Drafting sebagai pendukung kompetensi lulusan. “Untuk itulah saya berani katakan lulusan Fakultas Hukum Universitas Warmadewa ini akan mampu bersaing di kancang nasional maupun internasional,” tegas Prof. Budiartha.

Selain itu, Ketua Prodi S3 Hukum Pascasarjana Unwar ini juga berharap agar para lulusan bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Sehingga kemampuan ilmu hukum secara teoritik maupun keterampilan menerapkan ilmu hukum semakin baik.

Prof. Budiartha, mengatakan bahwa saat ini FH Unwar didukung tenaga dosen, tenaga kependidikan dan sarana prasarana pembelajaran, serta atmosfer akademik yang kondusif. Tenaga dosen tetap berjumlah 61 orang (5 orang Guru Besar, 30 orang Doktor, kandidat Doktor 11 orang, dan 15 orang dosen Magister), dan terdapat juga Dosen Luar Biasa dari unsur Guru Besar Universitas Udayana (Unud), Birokrat Pemda Provinsi Bali, serta praktisi penegak hukum, seperti Hakim, Jaksa, Advokat, dan Notaris. Sedangkan, Tenaga Kependidikan berjumlah 12 orang.

Dalam bentuk Kerjasama, FH Unwar telah melakukan kerjasama baik secara nasional maupun internasional. Untuk kerjasama nasional ada dari Pemprov Bali dan Kabupaten se-Bali, Mahkamah Agung, Peradi/AAI, PKPA, dan Kemenkumham. Sedangkan kerjasama Internasional terjalin dalam bentuk MoU dengan Charles Darwin University Australia, Tripura University India, Maharishi University Amerika Serikat, Neigata University Japan, Thammasat University Thailand, University Teknologi Mara Malaysia, Universitas Dili Timor Leste, kerjasama dengan 4 Universitas di Rusia, Hooge School dan Leiden University Belanda, Kun-Kuk University, Younsang University dan Daegu University Korea. Dan belakangan ini juga menjalin kerjasama dengan Vietnam National Univeristy, dan Royal University of Law and Economic Kamboja. Sedangkan proses MoU dengan Degu University Korea dan MoU University Dapaz Timor Leste.

Please follow and like us: