Sambut Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka FH Unwar Jalin MoU dan Pendampingan Kurikulum

Program studi (Prodi) Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Warmadewa (FH Unwar) terus mempersiapkan diri menyambut program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka yang dicanangkan Mendikbudristek. Salah satunya melakukan berbagai kerjasama dalam bentuk penandatanganan MoU dan Kerjasama Operasional (KSO) dengan stakeholder terkait di Ruang Jaya Singha Mandapa Unwar, Kamis (10/6). Penandatanganan MoU dan KSO dirangkai dengan acara pendampingan Kurikulum FH Unwar.

Dekan FH Unwar, Prof. Dr. I Nyoman Putu Budiartha, SH.,MH., mengatakan ilmu hukum sejatinya ilmu praktis normologis yang artinya ilmu yang harus dipraktekkan. Sehingga diperlukan kerjasama dengan berbagai institusi dan industri terkait. Apalagi, dengan adanya perubahan kurikulum Standar Nasional Pendidikan Tinggi yang mengharuskan semua Prodi diseluruh perguruan tinggi merubah kurikulumnya. Dimana, saat ini mahasiswa S1 (Sarjana) wajib menuntaskan 60 SKS. Sehingga, kurikulum yang dirancang, yaitu kurikulum berbasis kompetensi. Dengan harapan mahasiswa lebih mahir dalam mengimplementasikan kemampuan hukumnya.

Dijelaskan, dari 60 SKS tersebut, 20 SKS diambil dari prodi lain di lingkungan kampus Unwar, dan juga boleh diambil pada prodi yang sama namun di perguruan tinggi lain yang telah diajak kerjasama. Selain itu, Mahasiswa juga diperbolehkan belajar di institusi atau industri yang dikerjasamakan. Langlah ini sesuai dengan program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka. “Kalau mahasiswa kami di Prodi Ilmu Hukum, 20 SKS itu akan mengambil mata kuliah di institusi hukum, misalnya di Pengadilan, di Kejaksaan, di Kepolisian, di Pengacaraan atau Notaris sesuai dengan mata kuliah yang kita rancang. Mahasiswa akan belajar di institusi ini selama satu semester atau efektifnya selama 4 bulan,”ujar Prof. Budiartha.

Rektor Unwar, Prof. dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E.,Sp.ParK., mengapresiasi langkah FH Unwar mempersiapkan menyambut program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka dengan melakukan kerjasama dan pendampingan kurikulum dengan berbagai institusi terkait. Sebab, institusi pendidikan tinggi wajib menyiapkan program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka. Sebab, program ini akan memberikan pengalaman lebih kepala mahasiswa untuk meningkatkan kompetensinya. Terlebih, Prodi Ilmu Hukum salah satu dari 3 Prodi di Unwar yang berhasil mendapatkan program kompetensi Merdeka Belajar-Kampus Merdeka.

Prof. Widjana, berharap Prodi Ilmu Hukum mampu dengan serius melaksanakan program kompetensi Merdeka Belajar-Kampus Merdeka. Sehingga ke depan lebih banyak lagi Prodi di Unwar mendapatkan hibah untuk melaksanakan program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka ini. Dengan demikian, kualitas lulusan Unwar semakin berkompetensi di dunia kerja, tidak hanya ditingkat regional dan nasional, namun juga ditingkat global.

Please follow and like us: