Yudisium Sarjana Ke-66 FH Universitas Warmadewa

Fakultas Hukum Universitas Warmadewa (FH Unwar) menggelar upacara Yudisium Sarjana LXVI (66) program studi (Prodi) Ilmu Hukum periode Januari 2021 di Ruang Jaya Singha Mandapa Unwar, Jumat (15/1). Sebanyak 32 orang lulusan Sarjana dilepas oleh Dekan FH Unwar, Prof. Dr. I Nyoman Putu Budiartha, SH.,MH., bersama para Wakil Dekan FH Unwar. Yudisium dilakukan secara langsung (offline) dengan mengedepankan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19.

Fakultas Hukum Universitas Warmadewa (FH Unwar) menggelar upacara Yudisium Sarjana LXVI (66) program studi (Prodi) Ilmu Hukum periode Januari 2021 di Ruang Jaya Singha Mandapa Unwar, Jumat (15/1). Sebanyak 32 orang lulusan Sarjana dilepas oleh Dekan FH Unwar, Prof. Dr. I Nyoman Putu Budiartha, SH.,MH., bersama para Wakil Dekan FH Unwar. Yudisium dilakukan secara langsung (offline) dengan mengedepankan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19.

Dekan FH Unwar, Prof. Budiartha, mengatakan saat ini FH Unwar didukung tenaga dosen, tenaga kependidikan dan sarana prasarana pembelajaran, serta atmosfer akademik yang kondusif. Tenaga dosen tetap berjumlah 61 orang (4 orang Guru Besar, 30 orang Doktor, kandidat Doktor 12 orang, dan 15 orang Magister), dan dibantu dari dosen luar, seperti Universitas Udayana (Unud), Birokrat Pemprov Bali, serta praktisi penegak hukum, seperti Hakim, Jaksa, Advokat, dan Notaris. Sedangkan, Tenaga Kependidikan berjumlah 10 orang.

Dalam pelaksanaan proses akademik, FH Unwar telah menerapkan kurikulum berbasis SN-Dikti mengacu pada KKNI yang selanjutnya disebut Kurikulum Pendidikan Tinggi (KPT-Dikti). Bahkan, untuk menyiapkan lulusan dengan keterampilan khusus FH unwar memberikan pelatihan Mediator dan Contract Drafting oleh Jimly School, Legal Drafting oleh Kemenkumham, dan Profesi Advokat yang dapat dipilih oleh mahasiswa. Mahasiswa juga diwajibkan memenuhi TOEFL minimal 400 untuk memenuhi standar akreditasi.

Dalam bentuk Kerjasama, FH Unwar telah melakukan kerjasama baik secara nasional maupun internasional. Untuk kerjasama nasional ada dari Pemprov Bali dan Kabupaten se-Bali, Mahkamah Agung, Peradi/AAI, Peradin, PKPA, dan Kemenkumham. Sedangkan kerjasama Internasional terjalin dalam bentuk MoU dengan Charles Darwin University Australia, Tripura University India, Maharsi University Amerika Serikat, Neigata University Japan, Thammasat University Thailand, University Teknologi Mara Malaysia, Universitas Dili Timor Leste, kerjasama dengan 4 Universitas di Rusia, Hooge School dan Leiden University Belanda, Kun-Kuk University dan dan Younsang University Korea, Vietnam National Univeristy, dan Royal University of Law and Economic Kamboja. Sedangkan proses MoU dengan Degu University Korea dan MoU University Dapaz Timor Leste.

Saat ini, FH Unwar tengah mengusulkan dan berharap maksimal 2 tahun lagi bisa membuka Prodi Profesi Advokat. Sehingga, lulusan sarjana bisa melanjutkan pendidikan profesi advokatnya selama 1 tahun. “Kami berharap para lulusan agar bisa melanjutkan pendidikannya kejenjang yang lebih tinggi, dan bagi yang sudah bekerja agar bisa meningkatkan karirnya dan yang belum bekerja bisa mendakatkan pekerjaan, bahkan mampu menciptakan lapangan pekerjaan di tengah pandemi Covid-19 saat ini,”harap Prof. Budiartha.

Please follow and like us: