Fakultas Hukum Universitas Warmadewa menyelenggarakan Kuliah Umum “Peranan Hukum Jaminan dalam Bisnis Perbankan”

Dekan FH Unwar

Acara dihadiri oleh Dekan FH Unwar, Narasumber, WD I, WD II, WD III FH Unwar, Dosen dilingkungan FH Unwar, dan seluruh Mahasiswa FH Unwar peserta Kuliah Umum.

Dekan FH Unwar

Bank sebagai salah satu badan pengelolaan dana masyarakat harus selalu memberikan kepastian bagi nasabahnya baik dalam bentuk tabungan atau pinjaman. Sehingga dengan itu harus ada perjanjian yang berlandaskan hukum untuk berbagai pihak yang terlibat. Seperti yang diketahui pada tahun 1998 banyak bank di Indonesia kolaps (bangkrut) akibat dari sistem perbankan yang lemah. Sehingga untuk antisipasi hal tersebut perbankan harus memiliki badan yang khusus memantau dan menjamjin pelaksanaan proses perbankan. Salah satunya adalah OJK dan LPS yang mengawasi dan menjamin pelaksanaan proses perbankan.

Dalam pelaksanaannya Bank harus memiliki kekuatan hukum yang mampu menjamin hak dan kewajiban para pihak. Misalnya dalam proses kredit, apabila pihak peminjam tidak mentaati atau melanggar peraturan yang telah dibuat sebelumnya, maka Bank berhak untuk menjual lelang segala yang digunakan nasabah sebagai jaminan. Proses yang dilakukan Bank ini semua diatur dalam hukum jaminan yang telah dibuat sebelumnya oleh kedua belah pihak. Apabila masih belum menemukan solusi dalam penyelesaian masalah setelah mediasi, pihak yang membuat perjanjian dapat mengajukan gugatan ke pengadilan.

Please follow and like us: